in

Musda Golkar Sijunjung Deadlock

Peserta Tolak Pencalonan Arrival Boy

Musyawarah Daerah (Musda) ke IX DPD II Partai Golkar Kabupaten Sijunjung di Hotel Sahid Bukitgadang, Muarosijunjung, Kamis (5/7) deadlock. Pimpinan sidang Afrison Saleh, memutuskan Musda dengan agenda utama pemilihan ketua DPD tersebut ditunda dan dilanjutkan di kantor DPD I Provinsi di Kota Padang Sumbar, Senin (10/7).

Musda tersebut dihadiri  Ketua DPD I  Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim serta beberapa pengurus DPD I Golkar Sumbar lainnya.  Sejak awal, Musda sudah terlihat memanas. Saat pembacaan tata tertib, dihujani interupsi akibat tidak ada kesepakatan terkait persyaratan bakal calon kandidat. Pemegang hak suara juga tidak kunjung dijelaskan.

Sidang yang dipimpin perwakilan DPD II Golkar Sijunjung itu beberapa kali sempat diskorsing. Namun, pembahasan mengenai persyaratan serta pemegang hak suara berdasarkan AD/ART Partai Golkar dan Juklak Nomor 5 hasil Munas Golkar di Bali serta beberapa ketentuan lainnya belum juga menghasilkan kesepakatan.

Dari informasi yang diterima Padang Ekspres, dalam Musda tersebut sempat terdengar muncul tiga nama  yang bakal jadi  kandidat calon yang akan maju sebagai calon ketua DPD II Golkar Sijunjung, yakni Zuhendri Hasan, (pengurus di DPP Golkar), Indra Nurben (pengurus di DPD 1 Golkar Sumbar) dan Suardi Chan (wakil Sekretaris Bapilu DPD 1 Golkar Sumbar). Kemudian belakangan  muncul nama Arrival Boy yang telah dua periode memimpin partai berlambang beringin tersebut.

Munculnya nama Arrival Boy tersebut menjadi persoalan oleh beberapa pengurus dan bakal calon kandidat lainnya. Sebab menurut sumber Padang Ekspres, ketentuan AD/ART Partai Golkar dan Juklak nomor 5 hasil Munas Golkar di Bali menyebutkan bahwa, bagi calon ketua yang telah menjabat dua periode sebagai Ketua DPD, tidak bisa mengikuti bursa calon pada Musda berikutnya. Kecuali memiliki prestasi dan mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP Partai Golkar). Sementara saat itu, Arrival Boy tidak mengantongi rekomendasi DPP.

“Terkait pencalonan kembali Ketua DPD II yang lama (Arrival Boy) sebagai kandidat calon ketua DPD II pada Musda ke IX ini bertentangan dengan AD/ART Partai serta Juklak No 5 Munas Golkar di Bali, di mana telah menjabat sebagai ketua DPD sebanyak dua kali atau dua periode. Bisa ikut kembali pada pencalonan berikutnya dengan catatan memiliki prestasi dan mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar,” ucap  sumber Padang Ekspres tersebut.

Dengan adanya aksi protes dari peserta Musda serta perdebatan antara peserta Musda dengan panitia dan pengurus DPD Golkar yang semakin meruncing dan memanas hingga berlarut-larut tersebut,  pimpinan sidang Afrison Saleh memutuskan menunda agenda pemilihan ketua atas dasar berbagai pertimbangan dan keamanan, serta berdasarkan hasil kesepakatan antara pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar dan melanjutkan Musda ke IX Partai Golkar Kabupaten Sijunjung pada Senin (10/7) di Kantor DPD I Golkar Provinsi Sumbar, di Padang.

“Diundurnya Musda ini, karena melihat situasi dan hasil kesepakatan bersama berbagai pihak. Musda akan dilanjutkan di kantor DPD I Sumbar pada Senin depan,”  jelas ketua Fraksi Golkar di DPRD Sijunjung tersebut.

Menanggapi keputusan itu, beberapa peserta Musda yang hadir sangat menyayangkan jika lanjutan Musda dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Sumbar, karena secara otomatis akan merubah situasi perpolitikan bagi para kandidat calon Ketua DPD yang akan maju nantinya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan adanya pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk oleh DPD I Sumbar sebagai ketua DPD II Sijunjung jika tak kunjung juga ada penyelesaiannya.

“Kita lihat saja nanti lanjutannya, karena dengan berbagai pertimbangan Musda dilanjutkan di Padang,” ungkap Suardi Chan, salah satu calon terkuat DPD Golkar Sijunjung.

Sampai saat ini, belum bisa dipastikan siapa saja yang akan maju sebagai calon kandidat ketua DPD II Golkar Sijunjung setelah Musda ditunda dan akan dilaksanakan kembali di Kantor DPD I Golkar Sumbar pada Senin (10/7) nanti. Sementara itu, Arrival Boy belum bisa dikonfirmasi terkait Musda ke IX DPD II Golkar Sijunjung  tersebut. Saat dihubungi sampai pukul 20.20 tadi malam, Ketua DPD Golkar Kabupaten Sijunjung yang juga wakil Bupati Sijunjung itu tidak mengangkat telepon genggamnya. Padang Ekspres juga mengirimkan pesan singkat, namun juga tidak dibalas. 

Dalam Musda DPD II Golkar Kabupaten Sijunjung yang dilaksanakan pada Kamis (6/7), Padang Ekspres juga berupaya melakukan konfirmasi, namun Arrival Boy belum bisa dikonfirmasi, dengan alasan sibuk dan masih ada urusan.(*) 

LOGIN untuk mengomentari.

What do you think?

Written by virgo

Wonderful Indonesia Kirim 28 Karya Terbaik di Ajang Aseanta Awards 2017

Eksotika Bromo Memukau Wisman di Hari Raya Yadnya Kasada 2017