in

Penari

Sarimah

Lahir di keluarga yang sederhana tidak membuat Sarimah minder. Justru dia semangat mengejar cita-cita dan mengantungkan mimpi setinggi langit. Putri kedua pasangan Hamidi dan Sarinah, ini ingin menjadi wanita karir yang sukses dan membahagiakan kedua orangtua.

Semasa sekolah, Sari – demikian sapaan dari Sarimah – telah banyak mendulang prestasi. Juara I sering diraihnya. Tidak hanya prestasi akademik, dara manis kelahiran Pulau Duyung, yang ultah Sabtu (26/11), lalu memiliki bakat seni tari.

Sejak kecil, Sari diajarkan untuk berani tampil di depan umum. Dari sana, wanita yang memiliki sifat lemah lembut ini terdorong untuk menari. Tapi, tari yang dibawakannya bukan tari modern, melainkan tari tradisional.

”Hobi yang membuahkan hasil,” ujarnya tersenyum.
Sari mengatakan, dirinya sering diminta melakukan tarian sambutan di beberapa acara untuk menyambut pejabat. Biasanya tari yang dibawanya, adalah tari sekapur sirih.

”Aku dipercaya membawakan tepak sirih,” kata dia, pembawa tepak siri adalah sebuah kehormatan bagi penari.

Meski berani menari di depan umum, namun gadis Lingga ini takut dengan kucing. Pengalamannya saat itu dirinya dicakar kucing hingga tidak mau lagi dekat dengan hewan bersuara khas meong itu.

Saat ini, Sari menempuh bangku perkuliahan di Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, semester 7 jurusan Sosiologi. Sebagai mahasiswa semester akhir, Sari mengaku kegiatannya sangat padat, sebab harus melakukan penelitian untuk tugas akhir.

”Ya biar cepat mendapat gelar sarjana dan mengejar cita-cita menjadi wanita sukses dan dapat mewujudkan mimpi membahagiakan orangtua, dengan memberangkatkannya ke Tanah Suci,” tukasnya. (gistina)

What do you think?

Written by virgo

Model Cilik Tanjungpinang Melangkah ke Panggung Asia

Indra Bratama Dikenal Spesialis Paru-paru Kota