in

Radikalisme Menyusupi Kampus? LPI Gelar Diskusi Deradikalisasi dengan Narasumber Al Chaidar

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Benarkah kampus disusupi radikalisme? Setidaknya, berbagai pernyataan yang disebut berdasar riset menyebut kebenaran bahwa paham radikalisme sebagai bibit terorisme sudah memasuki dunia kampus.

Dua bulan lalu, Mei 2017 Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius saat memberikan kuliah umum bertema Resonansi Kebangsaan dan mencegah Radikalisme di hadapan sekitar 5.000 mahasiswa dan para rektor dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan bahwa penyebaran paham radikal di lingkungan kampus sekarang ini sudah sangat gawat sekali.

“Sudah tidak ada sekat. Kalau kita tidak gerak cepat untuk mengawasinya tentunya ini akan membahayakan terhadap anak-anak kita nantinya dan tentunya bangsa ini sendiri,” ujar Suhardi kala itu.

Bagaimana di Aceh, apakah kampus-kampus di Aceh melalui organisasi kemahasiswaanya sudah disusupi paham radikal? Jika benar, apa penyebabnya, apa akibatnya, dan bagaimana jejak radikalisme di dunia kampus bisa dipahami secara historis?

Untuk mengetahui semua itu, Lembaga Lingkar Publik Institut (LPI) menggelar diskusi publik bertema: Deradikalisasi di Dunia Kampus, Kenapa Tidak? Salah seorang narasumbernya adalah pengamat terorisme Indonesia, Al Chaidar.

Ketua Pelaksana, M. Reza Fahlevi, S. Pd menyebut bukan hanya Al Chaidar yang hadir untuk mendedah sejarah paham radikal di kampus dari masa ke masa. Diskusi publik tentang deradikalisasi juga menghadirkan dua narasumber kunci, yaitu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Aceh, Prof. Dr. Yusni Shaby, MA. Ph.D, dan akademisi Aceh, Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, MA yang juga Wakil Rektor III Bid. Kemahasiswaan dan Kerjasama di UIN Ar Raniry).

Diskusi publik LPI ini disebut bertujuan untuk mencegah lahirnya paham-paham radikal di kalangan mahasiswa dan pemuda Aceh, khususnya di dunia kampus yang ada di Aceh.

Diskusi Publik akan diselenggarakan menjelang buka puasa yang kemudian akan dilanjutkan dengan agenda Buka Puasa Bersama (ditanggung oleh pihak penyelenggara/Gratis), pada selasa, 20 Juni 2017, bertempat di 3 in 1 Coffee Lt. III, Lampineung Banda Aceh. Pkl. 16.15 s.d Selesai.

“Acara ini terbuka untuk umum, dari kalangan mana saja dapat mengikuti Diskusi ini, dengan melakukam registrasi/konfirmasi kehadiran Telp/SMS/WA. Cp : 085358305094 (Mahyuddin Usman),” sebutnya. []

Komentar

What do you think?

Written by virgo

Fenomena ”Banting Harga” Jelang Lebaran

KMPA Aceh Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama